Dinamo Sepeda


Bagian-bagian dinamo sepeda:

• Kumparan

• Magnet

• Roda pemutar

Prinsip Kerja

Prinsip kerja dinamo sama dengan generator yaitu memutar kumparan di dalam medan magnet atau memutar magnet di dalam kumparan. Bagian dinamo yang berputar disebut rotor. Bagian dinamo yang tidak bergerak disebut stator.

Dinamo sepeda dipasang di garpu depan sepeda yang bersentuhan dengan pelek. Bila roda sepeda berputar maka tenaga gerak/gesek tadi akan memutar dinamo tersebut. Akhirnya, putaran kawat itu membaur dengan magnet di dalam tabung sehingga menciptakan tenaga listrik.

Kelebihan dinamo sepeda:

• Ringan

• Murah

• Mudah didapat

Kelemahan dinamo sepeda:

• Membuat genjotan sepeda menjadi berat

• Daya yang dihasilhan kecil

• Perlu alat tambahan, yaitu pemutar

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

%d blogger menyukai ini: